Sabtu, 02 Mei 2009

Samurai Sejati 11 - Menang dari Kepungan Lawan

Saat dikepung banyak musuh, gunakan kedua pedang. Hadapi mereka tanpa terpaku pada salah satunya. Giring mereka ke satu arah, lalu lakukan serangan cepat dan mematikan. Begitu kira-kira salah satu pesan Musashi dalam Kitab Api.
Mungkin kita segera mengasosiasikan ini dengan pemenang Pemilu yang sedang dikeroyok oleh koalisi-koalisi dadakan (misal aja kan gak usah pro dia).Kalau mengikuti strategi Musashi di atas, maka skenarionya bisa pakai pedang pendek dan panjang.
Pedang pendek ibarat persuasi. Galang terus simpati rakyat (kan pilsung) dengan simpati dan jurus welas asih - yang didholimi dapat simpati dan dipilih.

Kedua, pakai pedang panjang. Giring semua lawan ke satu arah. Biarkan ribut sendiri. Iming-imimg posisi wapres, menteri tentu menggiurkan tokoh-tokoh partai. Dengan kesabaran dan keyakinan pemenang koalisi akan rontok. Karena dasar mereka rebutan jabatan, bukan persamaan visi, misi.

Strategi ofensif untuk melemahkan lawan, satu demi satu, mungkin tak harus dilakukan kalau tanpa itu kemenangan bisa diraih, tapi kalau diperlukan tentu ada jurus-jurus menggembosi lawan yang kebanyakan eks mitra seperguruan.Seperti kisah Toranaga, dengan sabar, long march ke ibukota menjemput ke-soghun-annya, dengan mengulur waktu membiarkan yang bersengketa rontok sendiri. Begitukah skenarionya?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar